AS bersama Jepang, Australia, dan Filipina menggelar latihan angkatan laut 'Maritime Cooperation 2026' di Laut China Selatan untuk meningkatkan kesiapan operasi gabungan, di tengah pantauan China atas kawasan yang diklaimnya.
AS bersama Jepang, Australia, dan Filipina menggelar latihan angkatan laut 'Maritime Cooperation 2026' di Laut China Selatan untuk meningkatkan kesiapan operasi gabungan, di tengah pantauan China atas kawasan yang diklaimnya.
Amerika Serikat (AS), Jepang, Australia, dan Filipina menggelar latihan angkatan laut bersama di Laut China Selatan. Latihan yang bertajuk 'Maritime Cooperation 2026' ini bertujuan meningkatkan kesiapan dan kemampuan operasi gabungan di perairan internasional yang strategis.
Latihan angkatan laut ini berfokus pada manuver armada, komunikasi, dan navigasi untuk mempertajam interoperabilitas antara keempat angkatan laut sekutu. Penggelaran di Laut China Selatan, kawasan yang kerap menjadi sorotan geopolitik, langsung menarik perhatian berbagai pihak.
Pihak China, yang mengklaim kedaulatan atas sebagian besar wilayah tersebut, dilaporkan turut memantau perkembangan kegiatan militer ini. Latihan bersama menegaskan komitmen AS dan mitranya untuk menjaga stabilitas dan kebebasan navigasi di kawasan Indo-Pasifik.