Senin, 5 Oktober 2026
Portal Berita

Tiga Kapal Tanker Diserang di Selat Hormuz, Kewaspadaan Pelayaran Meningkat

Tiga Kapal Tanker Diserang di Selat Hormuz, Kewaspadaan Pelayaran Meningkat

Tiga kapal tanker diserang di Selat Hormuz pada Selasa (29/9/2026), menjadikan total empat kapal terdampak dalam sepekan. Dua kapal berbendera Liberia rusak dan mematikan AIS di tengah meningkatnya ketegangan di jalur pelayaran vital.

Tiga kapal tanker menjadi sasaran serangan di Selat Hormuz pada Selasa (29/9/2026), menjadikan total kapal terdampak dalam sepekan menjadi empat kapal. Insiden ini meningkatkan kewaspadaan di jalur pelayaran vital bagi pengiriman minyak dan gas global.

Dua Kapal Liberia Rusak dan Matikan AIS

Dua kapal berbendera Liberia, Mersin Prosperity dan Sinbad, mengalami kerusakan dan terdeteksi berlayar gelap setelah mematikan sistem identifikasi otomatis (AIS). Langkah ini memperbesar risiko pelacakan di tengah meningkatnya ancaman keamanan laut di perairan strategis tersebut.

Otoritas Iran sebelumnya telah memperingatkan bahwa kapal tanpa izin berisiko ditembak atau terkena ranjau. Meski arus minyak mentah tetap meningkat di bawah perlindungan Komando Pusat AS (CENTCOM), insiden ini menambah ketegangan di jalur laut yang menghubungkan penghasil minyak utama dunia dengan pasar global.

ENTITAS TERKAIT
Topik: Serangan kapal tanker, Selat Hormuz
Organisasi: Komando Pusat AS (CENTCOM), Otoritas Iran
Lokasi: Selat Hormuz, Liberia, Iran

ARTIKEL TERKAIT