Senin, 5 Oktober 2026
Portal Berita

Prancis Tingkatkan Kehadiran Militer di Pasifik Usai Insiden dengan Kapal China

Prancis Tingkatkan Kehadiran Militer di Pasifik Usai Insiden dengan Kapal China

Prancis meningkatkan kehadiran militernya di Indo-Pasifik setelah insiden dengan kapal China di dekat Teritori Selatan dan Laut China Timur, yang disebut sebagai tindakan tidak profesional. Langkah ini meliputi rotasi kapal perang lebih sering, latihan gabungan dengan sekutu, serta penguatan pangkalan di Pasifik.

Prancis mengumumkan peningkatan kehadiran militer di kawasan Indo-Pasifik menyusul insiden antara kapal perang Prancis dan kapal Coast Guard China di dekat Teritori Selatan dan Laut China Timur. Menteri Pertahanan Prancis menyebut tindakan China dalam insiden tersebut sebagai 'tidak profesional dan berbahaya', yang memicu ketegangan baru di laut.

Langkah peningkatan militer ini mencakup rotasi kapal perang lebih sering, latihan gabungan yang lebih intensif dengan sekutu regional seperti Jepang dan Australia, serta penguatan pangkalan di Kaledonia Baru dan Polinesia Prancis. Langkah ini bertujuan menegaskan komitmen Prancis terhadap kebebasan navigasi di kawasan.

Keputusan diumumkan langsung oleh pemerintah Prancis sebagai respons atas insiden yang terjadi di perairan yang dipersengketakan. Prancis menegaskan bahwa kebebasan bernavigasi di laut harus dihormati oleh semua pihak, termasuk di kawasan Pasifik yang menjadi pusat perhatian geopolitik.

ENTITAS TERKAIT
Topik: Prancis, Militer, Indo-Pasifik, Insiden Kapal China, Kebebasan Navigasi
Organisasi: Pemerintah Prancis, Coast Guard China
Lokasi: Prancis, Indo-Pasifik, Pasifik, Teritori Selatan, Laut China Timur, Kaledonia Baru, Polinesia Prancis, China, Jepang, Australia

ARTIKEL TERKAIT