Junta militer Myanmar mengklaim merebut kembali kota strategis Myawaddy di perbatasan Thailand dari pasukan oposisi setelah pertempuran sengit. Ratusan warga mengungsi ke Thailand, sementara klaim ini belum dikonfirmasi pihak oposisi.
Junta militer Myanmar mengklaim merebut kembali kota strategis Myawaddy di perbatasan Thailand dari pasukan oposisi setelah pertempuran sengit. Ratusan warga mengungsi ke Thailand, sementara klaim ini belum dikonfirmasi pihak oposisi.
Junta militer Myanmar mengklaim berhasil merebut kembali kota strategis Myawaddy di perbatasan Thailand dari pasukan oposisi setelah pertempuran sengit selama beberapa hari. Kota ini menjadi pusat konflik antara militer Myanmar, kelompok etnis Karen, dan Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF).
Pertempuran untuk menguasai Myawaddy melibatkan artileri berat dan serangan udara oleh pasukan junta. Ratusan warga dilaporkan mengungsi ke sisi perbatasan Thailand untuk menghindari baku tembak. Myawaddy merupakan pusat perdagangan utama di perbatasan dengan Thailand, sehingga memiliki nilai ekonomi dan simbolis tinggi bagi rezim militer Myanmar.
Klaim keberhasilan ini belum dikonfirmasi sepenuhnya oleh pihak oposisi, dan situasi di lapangan masih berpotensi berubah. Perkembangan terbaru dari konflik Myanmar ini terus dipantau, terutama dampaknya terhadap kota strategis di kawasan perbatasan tersebut.