Bentrokan antara militer Myanmar dan kelompok bersenjata etnis di Myawaddy memicu gelombang pengungsi ke Thailand. Pemerintah Thailand meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan posko pengungsian di perbatasan.
Bentrokan antara militer Myanmar dan kelompok bersenjata etnis di Myawaddy memicu gelombang pengungsi ke Thailand. Pemerintah Thailand meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan posko pengungsian di perbatasan.
Bentrokan sengit kembali terjadi antara militer Myanmar dan kelompok bersenjata etnis di Myawaddy, Provinsi Kayin, Myanmar timur, pada Rabu (16/9). Pertempuran ini menimbulkan korban jiwa dari kedua belah pihak serta memicu gelombang pengungsian warga sipil ke Thailand. Ratusan penduduk dilaporkan menyeberang ke daerah aman di perbatasan Thailand.
Kelompok bersenjata etnis melancarkan serangan terhadap pos-pos militer junta Myanmar, yang kemudian direspons keras oleh pasukan pemerintah. Menghadapi eskalasi konflik ini, pemerintah Thailand meningkatkan kewaspadaan di sepanjang garis perbatasan dan telah menyiapkan posko pengungsian bagi warga yang melintas ke sisi Thailand. Personel keamanan tambahan dikerahkan untuk mengantisipasi lonjakan pengungsi.
Konflik ini menambah ketegangan di kawasan perbatasan Thailand-Myanmar yang sudah rawan sejak kudeta militer 2021. Myawaddy merupakan salah satu titik rawan bentrokan antara militer Myanmar dan kelompok etnis bersenjata. Pertempuran terbaru ini memperburuk kondisi kemanusiaan di kedua negara. Otoritas Thailand terus memantau situasi dan siap menangani eskalasi lebih lanjut.