KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Sydney, Australia untuk mengikuti latihan maritim multinasional Exercise Kakadu 2026 hingga 10 Oktober 2026, memperkuat kerja sama pertahanan regional TNI AL dengan Australia dan 20 negara lainnya.
KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991 tiba di Sydney, Australia untuk mengikuti latihan maritim multinasional Exercise Kakadu 2026 hingga 10 Oktober 2026, memperkuat kerja sama pertahanan regional TNI AL dengan Australia dan 20 negara lainnya.
KRI dr. Wahidin Sudirohusodo-991, kapal rumah sakit TNI AL yang juga memiliki kemampuan operasi laut, telah tiba di Pelabuhan Fleet Base East, Sydney, Australia pada Senin, 28 September 2026. Kapal ini hadir untuk mengikuti latihan bersama multinasional Exercise Kakadu 2026 yang berlangsung hingga 10 Oktober 2026. Kedatangan KRI ini menegaskan komitmen Indonesia dalam memperkuat kerja sama pertahanan maritim regional.
Exercise Kakadu 2026 merupakan latihan maritim dua tahunan yang diselenggarakan oleh Angkatan Laut Australia. Latihan ini diikuti oleh 20 negara, termasuk Jepang, Singapura, Inggris, Prancis, dan sejumlah negara kawasan lainnya. Tujuan utama latihan adalah meningkatkan kemampuan operasi laut, interoperabilitas, serta kerja sama militer antarnegara peserta di kawasan Indo-Pasifik. Latihan ini mencakup berbagai skenario operasi laut guna mengasah koordinasi antarmitra. Kakadu merupakan salah satu latihan maritim terbesar di kawasan yang rutin digelar.
Partisipasi KRI dr. Wahidin Sudirohusodo dalam latihan ini menegaskan keterlibatan aktif TNI AL dalam forum multilateral. Latihan bersama ini juga menjadi ajang penting mengasah kesiapan operasional bersama angkatan laut negara sahabat dan memperkuat hubungan pertahanan maritim Indonesia dengan Australia serta kawasan. Melalui latihan Kakadu, TNI AL dapat menguji kesiapan kapal dan personel dalam lingkungan multinasional, meningkatkan interoperabilitas dengan negara mitra. KRI dr. Wahidin Sudirohusodo merupakan salah satu kapal rumah sakit utama TNI AL yang mendukung misi kemanusiaan dan operasi laut. Latihan ini diharapkan memperkuat stabilitas keamanan laut di Indo-Pasifik.