Kepolisian Filipina menembak mati dua anggota Abu Sayyaf dalam baku tembak di Basilan pada 3 Agustus 2026. Tidak ada korban dari pihak keamanan dalam operasi yang dilandasi intelijen tersebut.
Kepolisian Filipina menembak mati dua anggota Abu Sayyaf dalam baku tembak di Basilan pada 3 Agustus 2026. Tidak ada korban dari pihak keamanan dalam operasi yang dilandasi intelijen tersebut.
Dua anggota kelompok Abu Sayyaf tewas dalam baku tembak dengan pasukan kepolisian Filipina di Pulau Basilan, Mindanao selatan, pada 3 Agustus 2026. Operasi ini dilancarkan berdasarkan intelijen tentang keberadaan kelompok bersenjata itu, yang diketahui terlibat dalam aksi penculikan dan serangan terorisme.
Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa di pihak pasukan keamanan. Pasukan kepolisian berhasil menetralkan kedua anggota kelompok tersebut selama pertempuran yang terjadi di wilayah yang dikenal sebagai basis operasi kelompok bersenjata itu.
Operasi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah Filipina untuk memerangi jaringan terorisme dan kelompok bersenjata di kawasan Mindanao selatan. Abu Sayyaf telah lama menjadi ancaman keamanan utama di wilayah tersebut.