Australia mengirim kapal perang fregat HMAS Sydney untuk melintasi Selat Taiwan, sehari setelah latihan militer besar-besaran China di kawasan tersebut. Canberra menyebutnya sebagai operasi rutin untuk kebebasan navigasi.
Australia mengirim kapal perang fregat HMAS Sydney untuk melintasi Selat Taiwan, sehari setelah latihan militer besar-besaran China di kawasan tersebut. Canberra menyebutnya sebagai operasi rutin untuk kebebasan navigasi.
Angkatan Laut Australia mengerahkan fregat HMAS Sydney untuk melintasi Selat Taiwan hanya sehari setelah China menyelesaikan latihan militer besar-besaran di perairan sekitar pulau tersebut. Canberra menyatakan operasi ini sebagai bagian dari patroli rutin untuk menegakkan kebebasan navigasi berdasarkan hukum internasional.
Pemerintah Australia menegaskan bahwa langkah ini konsisten dengan praktik jangka panjangnya dalam mendukung ketertiban regional. Namun, operasi kapal perang tersebut dilakukan di tengah ketegangan yang meningkat di kawasan ini.
China secara konsisten memandang Taiwan sebagai bagian tak terpisahkan dari wilayahnya dan telah memperingatkan negara-negara lain untuk tidak 'bermain dengan api' terkait status pulau tersebut. Lintasan kapal perang Australia ke Selat Taiwan menjadi perkembangan terbaru yang memperhatikan dinamika keamanan kawasan.